Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH



 
Thank you for click my picture, or search my name, or anything..........
in that way, i could get good things from you, which good for me......................
.
Photo AlbumPhotos
ddd
dThumbnaild
ddd
Japan
38 Photos, 2 comments
ddd
dThumbnaild
ddd
Face Make Up by My Wife
10 Photos, 2 comments
ddd
dThumbnaild
ddd
Little Umar
10 Photos
ddd
dThumbnaild
ddd
Childhood Time
5 Photos

.
A'udzubillaahi minassyaithaanirrojiim Bismillaahirrohmaanirrohiim Allah Berfirman: “Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan... more
Previous blog entries:
May 18-Snouck Hurgronye Pura2 Masuk Islam Untuk Menghancurkan Islam dari dalam
May 18-Siapakah Sebenarnya Irene Handono?
Feb 11-Berusalah Menjadi Hamba Yang Baik
.
ThumbnailSarah, my love, is learning to recite first chapter of Al-Qur'an, Al-Faatihah,
May Allah makes you a good salehah lady......

aamiiin...........
.....
..
The Power of Allah's Love is like a magnet for all human being. He will Take anyone whom He Wants to His Love
Previous playlists:
Oct 14-Tragedy Love Songs
Sep 4-Cinta
May 23-Tafsir
.
   
salafysesat234 wrote on May 15
tamu tak diundang
salafysesat234 wrote on May 15
Inilah ciri-ciri KBS (Khawarij Berbaju Salafi):
1. Mereka hidup secara ekskusif, menyingkir dari kehidupan masyarakat. Mereka tidak mau tahu kondisi masyarakat, misalnya ekonomi, sosial, politik, pergaulan, pendidikan, komunikasi, dst. Kalau kita ajak bicara tentang masalah-masalah umum, mereka anggap semua itu “bukan masalah din”, jadi tidak perlu dipikirkan. Padahal sumber kemusyrikan, kekafiran, maksiyat, kesesatan, dll. sangat banyak dari masalah-masalah keduniaan. Dalam pergaulan, mereka sangat eksklusif, memisahkan diri dari masyarakat. Hal ini sama dengan perilaku Khawarij ketika mereka memisahkan diri dari Ummat Islam dan membuat markas di Nahrawan.
2. Mereka menghidupkan manhaj kebencian. Mereka sangat memusuhi orang-orang di luar kelompoknya. Mereka mudah menuduh orang lain “ahli bid’ah”, “bukan Salafiyah”, “hizbi”, “Sururi”, “Ikhwani”, dst. Itu tuduhan standar mereka. Tidak ada yang selamat dari kebencian mereka, selain dirinya sendiri. Khawarij dulu juga seperti itu, mereka membenci bahkan mengkafirkan orang-orang yang berada di luar kelompoknya.
3. Mereka menggunakan kalimat “Mengikuti pemahaman Salafus Shalih” untuk menyesatkan manusia. Istilah Salaf, manhaj Salafiyah, atau Dakwah Salaf, bukan dimanfaatkan untuk menyebarkan kebajikan sebanyak-banyaknya, tetapi dipakai untuk menyesatkan orang-orang lugu agar terjerumus bersama kesesatan mereka. Persis seperti dulu ketika Ali bin Abi Thalib (Ra) mengkomentari kelakuan para Khawarij yang memakai ayat Al Qur’an untuk tujuan kesesatan, “Kalimatul haqq yuridu bihil bathil” (perkataan yang benar tetapi ditujukan untuk kebathilan).
4. Mereka berani menghalalkan hak-hak Ummat Islam yang telah dilindungi oleh Syariat. Saat ini yang sangat kelihatan adalah: menghalalkan kehormatan Ummat Islam, khususnya para dai dan lembaga-lembaga Islam. Sampai-sampai lembaga netral seperti DDII tidak selamat dari serangan najis mereka. Padahal Nabi (Saw.) sudah mengatakan, “Setiap Muslim atas Muslim yang lain, diharamkan darahnya, hartanya, dan kehormatannya.” (HR. Muslim). Tapi kita tidak usah berdalil dengan Sunnah di hadapan mereka. Hati mereka sudah terlalu angkuh untuk menerima nasehat Al Qur’an dan Sunnah. Khawarij dulu juga seperti itu, mereka menghalalkan darah Ummat Islam.
5. Mereka sangat ghuluw (melampaui batas) dalam beramal. Mereka sangat-sangat peka dalam perkara fotografi makhluk bernyawa (foto manusia), celana di bawah mata kaki, nasyid Islami, melinting lengan baju, memakai cadar, memakai celana dalam Shalat, dan lain-lain perkara yang masih menjadi perdebatan. Tetapi ketika menuduh “ahli bid’ah”, mengkafirkan Ahlul Islam (seperti Luqman Ba’abduh), membongkar aib para dai, memecah belah Ummat, menyebarkan kebencian, bahkan mengintimidasi Muslim, justru atas semua itu mereka sangat menikmati. Laa ilaha illallah. Dulu Khawarij bertanya ke Ibnu Abbas (Ra.) tentang hukum membunuh nyamuk, tetapi mereka tidak bertanya tentang hukum membunuh cucu Rasulullah (Saw), yaitu Hushain bin Ali (Ra.), yang mereka lakukan. Maksudnya, atas hasutan Khawarij itu pula akhirnya Hushain terbunuh di Karbala, lalu kepalanya dipancung. Innalillah wa inna ilaihi ra’jiun.
6. Mereka mengkafirkan sesama Muslim. Mereka bermudah-mudah mengeluarkan manusia dari Manhaj Salafiyah, padahal Salafiyah adalah Islam itu sendiri. Mereka menghalalkan penghinaan, celaan, membuka aib-aib, tahdzir, dan hajr kepada ahli bid’ah. Jangankan bermuamalah dengan “ahli bid’ah”, sekedar berjabatan tangan secara tak sengaja saja, kita bisa dituduh ikut “ahli bid’ah”. Luqman Ba’abduh sendiri dalam buku MAT mengkafirkan kaum Muslimin, khususnya Daulah Utsmaniyyah dan kaum Muslimin Mesir. Ya, Khawarij dulu juga seperti itu. Bahkan lebih terang-terangan.
7. Mereka sangat keras kepala. Jika ada manusia yang ngeyel, inilah orangnya. Mereka sangat-sangat ngeyel, tidak mau rujuk kepada kebenaran. Meskipun kita memberikan nasehat sehebat apapun, kalau kita bukan dari golongan mereka, nasehat itu akan dibuang ke tempat sampah. Tidak kurang apa saya telah menyampaikan nasehat lewat DSDB, tetapi kesesatan mereka tidak berkurang. Mereka meyakini, “Hanya Syaikh Rabi’ dan Syaikh Muqbil saja yang memiliki kebenaran. Selain mereka (atau yang semisal mereka), bathil.” Sikap seperti ini sebenarnya dianggap telah keluar dari Al Jama’ah (komitmen kepada kebenaran, dari arah manapun datangnya). Khawarij dulu juga begitu. Mereka sudah dinasehati Ibnu Abbas (Ra.), tetapi tetap keras kepala.
8. Mereka menyebarkan permusuhan di kalangan Ummat Islam. Ini sangat jelas, tidak diragukan lagi. Lihatlah salafy.or.id, buku MAT dan MDMTK, blog Fakta, blog ‘Tuk Pencari Al Haq’, majalah Asy Syariah, dll. Itu adalah bukti yang tak bisa dibantah lagi. Mau membantah bagaimana, bukti sudah menyebar ke seantero dunia? Khawarij dulu juga seperti itu. Mereka menyebarkan permusuhan, mengobarkan peperangan, bahkan mereka membunuh Khalifah Utsman (Ra) dan Khalifah ‘Ali (Ra).
9. Ibadah mereka menakjubkan. Harus diingat, dulu Khawarij sangat hebat dalam Shalat, puasa, maupun membaca Al Qur’an. Kata Ibnu Abbas (Ra), tubuh mereka kurus-kurus karena sangat sering puasa, mata mereka celong karena banyak bangun di malam hari, pakaian mereka kumal karena zuhud. Khawarij gaya baru juga seperti itu, meskipun ibadahnya tidak sehebat Khawarij masa lalu. Kita kalau bersanding bersama Khawarij modern itu, kita akan merasa ‘kecil hati’ melihat ibadah kita. Tetapi Nabi (Saw.) menegaskan, “Mereka keluar dari agama ini seperti melesatnya anak panah dari busurnya.”
10. Mereka mengklaim diri sebagai kelompok paling benar. Ini ciri Khawarij yang tidak boleh diabaikan. Mereka bukan hanya berbeda pendapat dengan Shahabat (Ra), bahkan mengkafirkan para Shahabat dan menghalalkan darahnya. Mengapa itu terjadi? Sebab mereka mengklaim diri sebagai kelompok paling benar. Itu pula yang terjadi di jaman ini. Tidak ada yang selamat dari serangan orang-orang dungu itu, selain diri mereka sendiri.
11. Mereka menuduh orang lain sesat, padahal kesesatan di pihak mereka. Ya, kita semua sudah tahu bagaimana kelakuan orang-orang Khawarij yang mengatasnamakan Salafi ini. Mereka menuduh orang lain “ahli bid’ah”, padahal mereka itulah ahli bid’ah; mereka menuduh orang lain “hizbi”, padahal diri mereka sendiri a’zhamul hizbi minal ahzab (sebesar-besarnya hizbi sejati); mereka menuduh orang lain Khawarij, padahal tuduhan itu sejatinya lebih pantas mereka sandang sendiri. Dulu Khawarij menuduh Khalifah Ali (Ra) dan para Shahabat telah kafir, padahal kekafiran di pihak mereka sendiri.
12. Mereka memerangi Ahlul Islam dan membiarkan ahlul autsan (penyembah berhala). Ini perkara lain lagi yang sangat nyata dalam diri kaum Khawarij ini. Kerjaan mereka tidak pernah lepas dari memusuhi gerakan-gerakan Islam, memusuhi lembaga-lembaga Islam, memusuhi para dai dan individu-individu Muslim. Kerjaan mereka tidak lepas dari itu. Itulah “jihad akbar” mereka. Sekiranya mereka memegang kekuasaan, sangat yakin mereka akan memerangi saya, Anda, dan kita semua. Hanya soal waktu saja. Tetapi lihatlah, apakah mereka pernah merugikan orang kafir seperti itu? Tidak sama sekali. Mereka bikin Laskar Jihad (LJ) karena memang ada “pesanan” untuk menangkal RMS; selain itu, mereka ingin menjadi “pahlawan” biar dakwahnya sukses di Indonesia. Saya bersyukur kepada Allah, Laskar Jihad hancur lebur. Kalau tidak, Ummat Islam akan mengangkat mereka sebagai “pahlawan”. Sama saja dengan Ba’abduh, dia serang semua organisasi Islam di Indonesia yang tidak sesuai syahwatnya, adapun dia tidak tampak kontribusinya dalam mendakwahi orang-orang Hindu di Bali. Jember tempat Si Luqman Al Fasid ini kan sangat dekat dengan Bali.
13. Mereka sangat lancang di hadapan hujjah kebenaran. Jangankan pendapat saya, Anda, dan para dai di Indonesia, Al Qur’an dan Sunnah shahihah pun siap mereka belakangi, jika tidak sesuai hawa nafsunya. Banyak fatwa-fatwa ulama besar Saudi yang telah memperingatkan mereka, termasuk fatwa almarhum Syaikh Bin Baz (rah). Tetapi semua itu dilempar ke tong sampah. Namun kita jangan merasa heran dengan semua ini, sebab pendahulu mereka juga seperti itu. Dulu Dzul Khuwaisirah pernah menghardik Rasulullah (Saw): “Berbuat adil-lah kamu, Muhammad!” Dalam buku DSDB II, hal. 292-294 Ustadz Abduh menukil sebuah kejadian di kalangan Syaikh Rabi’ Cs. Disitu saja Rabi’ berani melecehkan Syaikh Bin Baz rahimahullah. Ya, begini ini modelnya kaum Khawarij.
14. Mereka bersikap sangat pecundang. Nah, ini salah satu ciri lain bahwa iman mereka telah rusak, yaitu sikap pecundang (pengecut). Mereka sangat berbisa mulut dan tulisan-tulisannya. Mereka perlakukan orang lain seperti boneka-boneka tak bernyawa. Ketika ditantang debat terbuka, tak mau; diajak dialog, tak mau; bahkan ditantang mubahalah, juga tak mau. Sangat menakjubkan, ketika mereka terdesak dalam perang pemikiran, mereka menyebarkan secara terbuka data-data informasi privacy keluarga kami. Bahkan terakhir, mereka memfitnah saya telah menawarkan kerjasama ke forum gereja, padahal saya menulis e-mail ke perusahaan-perusahaan dalam rangka muamalah bisnis. Sangat sangat sangat pecundang. Khawarij dulu juga begitu, mereka pecundang, suka dengan cara-cara yang sifatnya tidak ksatria. Mereka membunuh Khalifah Ali (Ra) dan hendak membunuh Amr bin Ash (Ra) dan Muawiyah (Ra).
15. Bagaimanapun, orang-orang ini sangat bodoh. Ini juga ciri lain dari Khawarij. Kalau Anda membaca buku MAT karya Si Dhalal Luqman Ba’abduh, Anda akan ketawa melihat cara dia menulis buku. Satu bagian membantah bagian yang lain. Dia mencela orang-orang yang menentang Dinasti Saud dengan celaan yang sangat sangat hebat, katanya memberontak kepada Ulil Amri. Tetapi saat yang sama dia menuduh Daulah Utsmani di Turki dengan perkataan “besi rongsokan yang jelek”. Padahal Daulah Utsmaniyyah adalah Ulil Amri kaum Muslimin, sebelum berdirinya Kerajaan Saudi. Si Fasid bin Dhalal, Luqman Ba’abduh itu, juga mencela habis-habisan Safar Hawali yang mengambil berita-berita dari orang kafir. Sementara Luqman sendiri dalam buku MAT juga mengambil berita dari CNN dan lainnya. Darimana dia tahu istilah “Attack” dari peristiwa WTC 11 September 2001 kalau tidak dari CNN? Banyak contoh lain. Ya begitulah Khawarij sejati, seperti para pendahulunya. Mereka tak mau makan korma yang ditemukan di jalan, takut syubhat; tetapi mereka berani membunuh putra Khabab bin ‘Arat (Ra) dan membunuh isterinya yang sedang hamil.
Saya tidak ragu untuk mengatakan bahwa orang-orang ini adalah KBS, Khawarij Berbaju Salafi. Mereka sama bahayanya dengan para penganut agama Liberal. Kalau Liberaliyun menyerang Islam dari luar, kaum KBS ini menyerang dari dalam.
Wallahu a’lam bisshawaab.
Ini adalah bagian dari jihad di jalan Allah Ar Rahiim, insya Allah. Maka aku tidak akan ragu untuk memasukinya. Akhirul kalam, tawakkaltu ‘alallah laa haula wa laa quwwata illa billah. Hasbunallah wa nikmal Wakil nikmal Maula wa nikman Nashir.
soleh2295 wrote on Jan 24
Nabi Isa Alaihissalam adalah insan yang mulia, bagi kami umat islam beliau, sebagai mana nabi yang lain, adalah teladan dalam hal keimanan dan ketaqwaan kepada Alloh. Beliau tidak pernah mendklarasikan dirinya sebagai Tuhan seabagaimana fiaruan yang kufur. Mas Imanuel, jika anda yakin dengan keyakinan anda, peganglah sampai Alloh menentukan kebenaran keyakinan anda, tidak perlu menggunakan al Qur'an untuk mendukung keyakinan anda. Tidak logis bukan jika anda tidak mempercayai Al Qur'an tetapi anda gunakan sebagai argumentasi untuk mendukung keyakinan anda?
latifabdul wrote on Nov 26, '11
Assalamu'alaikum wrwb

Saudara ku yang berbahagia..
Bersama ini perkenaan saya menyampaikan sebuah artikel baru
semoga bermanfaat dalam memahami Islam yang benar.

https://docs.google.com/document/d/1gJpDr9KxOM5wtBE-239LCbML4lx8q6qBYFVc3XFxdGY/edit

Wassalam
latifabdul wrote on Oct 8, '11
Assalamu'alaikum wrwb
Selamat berkenalan dgn artikel saya ini

Bersama ini saya sampaikan sebuah artikel yang baru saya tulis tentang: STANDAR HIDUP SEJAHTERA MENURUT ALLAH DAN RASULULLAH SAW.

https://docs.google.com/document/d/1KaPrfcD8JpzshnAxyRem_5BBOYc8YO4THlmSg_kQxOc/edit?hl=en_US

Semoga bermanfaat sharing ilmu dgn anda amin

Wassalamu'alaikum wrwb
hadisamba wrote on Mar 19, '11
sungguh antum belum paham arti salafi,banyak belajar lagi ya mas
ayahraka wrote on Jan 26, '11
Suatu saat salah seorang anggota pasukan Ali RA bertanya kepada beliau sewaktu perang Jamal: "Wahai Amirul Mu'minin, mengapa Thalhah & Zubair memerangi Anda?" (Maksud pertanyaannya adalah kurang lebih: Bukankah Ali RA, Thalhah RA & Zubair RA semuanya dijamin Nabi SAW masuk surga? Kok bisa-bisanya mereka saling berselisih? Lantas yang benar siapa wong semuanya dijamin masuk surga?)

Lalu Ali RA menjawab: "Ketahuilah wahai anakku, kenalilah kebenaran itu, maka kau akan mengenali pemiliknya".

Dalam ungkapan Ali RA terkandung hikmah bahwa sebelum kita mencap orang itu salah & kita benar maka kita dalami ilmu itu sendiri sedalam-dalamnya, sehingga kita tidak mencap benar dan salah berdasar tokoh, berdasar mayoritas orang, atau berdasar hal-hal yang belum tentu pasti kebenarannya.

Semua orang di dunia (apapun agamanya, dan apapun alirannya) menganggap agamanya dan alirannya yang paling benar. Selain agamanya dan alirannya salah atau mempunyai kesalahan di bawah yang dia yakini. Iya kalau kita benar, kalo ternyata kita sudah posting sana-posting sini, di akhirat diadili di sisi Alloh dan ternyata orang yang kita anggap paling salah ternyata paling benar gimana? Mo ngeralat pake apa? Apa mau amalan2 anda dikasih ke orang yang tadinya anda tuduh salah dan ternyata benar itu hanya gara-gara cacian, tuduhan dan omongan kita?

Karenanya berkata Imam Bukhori dalam kitab shohihnya: "Bab ilmu sebelum berkata dan berbuat"
bemusli wrote on Nov 8, '10
assalamua'alaikum wr wb...
menurut saya, yang salah bukan Salafi-nya, tetapi (maaf) mungkin pengalaman Anda sendiri. Saya juga sedang mempelajari Manhaj ini diantara manhaj yang lain-lain sebelumnya. Salafi menurut saya lebih autentik. Tetapi menimbulkan rasa bangga, sombong, dsb itu lebih subjektif menurut kepribadian masing-masing.
ninanashar wrote on Jul 21, '09
asslamualikumwaramatullahiwabarakatu,
sy sdg mendalami ilmu sufi,kebelakangan ini hati sy resah sebabnya apabila malam dgn tidak sengaja ada masanya saya tertidur. saya sedih kerana saya takot meninggalkan tuhan..adakah dikira saya mengutamakan nafsu tidur dari tuhan?
harap saudara dpt mengemukakan pendapat tentang ini.
assalamualikum.
sy juga ada blog di ninanashar.blogspot.com
islamahmad wrote on May 26, '09
السلام عليكم ورحمة الله


http://www.hakekat.com/





ilyasa99 wrote on May 19, '09
abu umar antum online tidak
pandakeadilan wrote on May 1, '09
wah udah lama neh
skisma2 wrote on Jan 23, '09


KomenKu.com - Komen dari Aku untuk Kamu
admmuslimmenjawab wrote on Jan 23, '09
Assalamu'alaykum..

Ditunggu partisipasinya di grup: http://muslimmenjawab.multiply.com/
tegoeh wrote on Jan 23, '09
Benarkah Indonesia Tidak Memiliki Hubungan Diplomatik dengan Zionis Israel?

http://tegoeh.multiply.com/journal/item/308
goesroer wrote on Jan 16, '09
Assalamu'alaikum...
salam kenal n salam ukhuwah
avicennadarmawan wrote on Jan 8, '09
Assalamualaikum. sepertinya kita salimg kenal..? apa kabar ?
fatzah70 wrote on Nov 2, '08
Salam, banyak yang ingin saya tulis, tapi jari saya malas. Apa obatnya?
nisma27 wrote on Oct 20, '08
assalamu'alaikum..
baca postingannya ko berat2 siih?? jd takut nih mau komen.. :p

apa kbr? baik2 aja kaan? ^ ^
...
.